Minggu, 16 April 2017

Itidraj

*HATI-HATI DENGAN ISTIDRAJ !!!*

*Istidraj itu adalah ketika ALLAH tetap memberikan kita* *:

*1. Harta yang berlimpah padahal tidak pernah bersedekah.*

*2. Rizki berlipat-lipat, padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat.*

*3. Dikagumi, dan dihormat, padahal akhlak bejat*.

*4. Diikuti, diteladani dan diidolakan padahal mengumbar aurat dalam berpakaian.*

*5. Sangat jarang diuji sakit padahal dosa-dosa menggunung dan membukit.*

*6. Tidak pernah diberikan musibah padahal hidup sombong angkuh dan bedebah*.

*7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas padahal diberikan makan dari harta hasil culas.*

*8. Hidup bahagia penuh canda tawa padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.*

*9. Karirnya terus menanjak padahal banyak orang yang diinjak-injak*.

*10. Semakin tua semakin makmur padahal berkubang dosa sepanjang umur*.

*Hati-hati sahabatku karena itulah yang dinamakan ISTIDRAJ !*

*Renungkanlah ayat dibawah ini:*

*“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44)*

*SEMOGA KITA SELAMAT DARI ISTIDRAJ.. AAMIIN*

Sabtu, 01 April 2017

Silang menyilang ayam bangkok

Silang menyilang ayam bangkok

Kenapa ternak kita hasilnya acak-acakan dan banyak yang boncos..??Hasil tidak seragam, dan kualitas mutunya lambat laun terasa semakin menurun…Kebanyakan peternak di Indonesia sangatfanatik dgn trah juara. Juara VS Juara, tapi anakannya tidak ada yg juara… Ini menimbulkan pertanyaan tersendiri...Salah satu penyebabnya mungkin krn indukan kita geno-typenya tidak seragamalias acak-acakan. Itulah sebabnya diperlukan ternak dgn "rekayasa genetik" untuk menyeragamkan geno-type melalui proses ternak yg lebih terpadu, tersistematis atau terpola dengan baik. Bukan sekedar ayam menangan saja.Buat rekan2 sekalian, ini ada sedikit artikel mengenai teknik2 breeding (beternak) dgn cara yg lebih sistematis sehingga bisa juga disebut sebagai ‘Rekayasa Genetika’.Mungkin saja diantara teman2 ada yg lebih berpengalaman dan menemukan cara ternak yg lebih baik. Tapi minimal, artikel ini bisa menjadi sebuah wawasan baru mengenai bagaimana cara beternak yg baik dgn teknik modern sesuai dgn teori genetika.Sebelum dilanjut, ada baiknya kita mengenal dulu beberapa kosa kata yg adadalam artikel ini agar tdk terjadi salah penafsiran.Inbreed : Perkawinan antara dua individu yg memiliki hubungan darah sangat dekat. Yaitu : Ibu dgn anak, bapak dgn anak dan anak vs anak.Line breed : Perkawinan dua individu yg memiliki hubungan darah tidak terlalu jauh. Contoh : Kakek vs cucu, paman vs keponakan, dll.Cross breed : Perkawinan antara 2 individu yg tidak memiliki hubungan darah. Atau minimal hubungan darahnya terlalu jauh.Super breed : Individu yang selalu mampumenurunkan sifat2 terbaik pada keturunannya.Super fight : Individu yang diproyeksikan khusus untuk lomba/tarung.

artikel ini ditulis oleh Steven van Breemen, sesuai dgn pengalamannya beternak merpati pos di Eropa sana. Dituangkan dalam buku berjudul Mini Course The Art of Breeding.Meskipun hewan yg digunakan adalah merpati, tapi saya rasa bisa diterapkan pada Ayam. Mengingat kedua spesies ini banyak memiliki kesamaan.Berikut ringkasannya :Steven Van Breemen mengembangkan sebuah metode ternak yang disebut :"population genetics".Tujuan metode ini adalah membangun suatu populasi yang ada dalam kandang dengan ciri-ciri genetika yang kurang lebih sama (homogen). Misalnya, kalau kita punya 50 ayam di kandang, maka semuanya mempunyai ciri kualitas karakter yang relatif sama (tentu tidak 100 % sama, tapi kalaupun berbeda tidak terlalu jauh). Dari kesamaan karakter ini, kita akan mampu memunculkan hasil ternak yang selalu stabil mutunya. Artinya, kita bisa mendapatkan stok super breeder unggulan yang pada akhirnya mampu memunculkan super fight.Metode ini merupakan pengembangan dari teori Gregory Mendel yg dimodifikasi. Aplikasinya dengan menggunakan prinsip Cross Breed, Inbreed dan Line breed secara sistematis dan tercatat dgn detail.Menurut Mr. Steven, bila kita sukses mengembangkan metode ini, maka kita akan ongkang2 kaki bisa menikmati hasilnya selama 20 tahun lebih…!!Teori population genetics hanya cocok diterapkan oleh breeder yang serius, konsisten dan mempunyai visi jauh ke depan. Jadi harus diawali dengan suatu angan-angan tentang kualitas ayam yg nantinya ingin kita hasilkan.Berikut penerapannya di lapangan :Tahapan ternak berdasar teori ini :1. Cross breed I -----> 2. inbreed -----> 3. line breed -----> 4. cross breed II1. Cross breed ISebelum mulai ternak, kita harus berkhayal dulu. Berkhayal tentang sepertiapa typical karakter ayam terbaik yang kita idam2kan. Bukan sekedar ikut2an hanya melihat ayam juara yang ada. Ayam juara belum tentu sempurna. Makakhayalan kita harus jauh lebih bagus darisekedar juara. Agak idealis kelihatannya,tapi inilah cita cita yang harus dicapai, bagaimanapun sulitnya.Untuk cross breed I, carilah pasangan indukan sesuai dgn kriteria khayalan kitatsb. Memakai ayam juara lebih dianjurkan. Tapi jangan asal comot!!!. Ayam juara banyak ragam typikal kerjanya. Misalkan ingin punya ayam dgn pukul keras, maka carilah ayam juara yg tipikal kerjanya pukul keras. Kemudian cari juga pasangan betinanya yg keturunan ayam pukul keras.Hasil dari cross breed 1 ini diharapkan muncul ayam2 dgn karakter pukul keras secara merata pada anakannya.Cross breed 1 ini dianggap tahap yg paling penting utk pondasi tahapan breeding berikutnya. Hasil anakan 75% harus rata karakternya. Ini untuk menghindari resiko besar pada tahapan breeding selanjutnya (inbreed), dan menghindari set back yg bisa membuang waktu percuma.2. Inbreed :Tujuan inbreed adlh mencetak breeder (parental stock) yg menyatukan sifat2 positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (dominan).Hasil inilah yg disebut 'investasi', modal dasar dan aset ternakan kita yg sangat berharga. Anakan hasil inbreed, biasanyatidak memiliki ‘vitalitas’. Yaitu rentan terhadap penyakit, dan fisik/staminanya loyo. Ini tidak menjadi masalah, karena tujuan utamanya adalah untuk parental stock, bukan untuk dijadikan fighter. Sukur2 kalo ternyata hasilnya bisa jadi petarung. Pada akhirnya, kurangnya vitalitas ini dapat diperbaiki melalui tahapan berikutnya.3. Line breed :Setelah dapat 'modal' dari inbreed, diperkuat lagi dgn line breed. Bila dipasangkan (misalnya) dgn paman yg punya pukul keras, hasilnya sudah bisa dipastikan : ayam dgn karakter pukul sempurna yg sangat dominan. Mungkin inilah yg dimaksud oleh Steven sebagai 'super breed'. Yaitu ayam yg memiliki daya turun breeding yg kuat thdp anak2nya.4. Cross breed 2 :Super breed ini boleh dicoba utk disilang dgn ayam dari trah lain (cross breed ke 2). Tujuannya utk menambah daya vitalitas dan menyempurnakan karakter. Kalau di cross dgn ayam lain yg pukul keras, hasilnya pasti ayam dgn pukulan sempurna. Kalau di cross dgn ayam yg sifatnya agak berbeda, -teknik bagus misalnya- maka pukul kerasnya tidak akan hilang. Justru kita berharap ayam dgn tipikal pukul keras dan teknik bagus.Inilah yang dimaksud Mr. Steven sebagai ‘Super fighter’.Beberapa prinsip yg harus dipahami :1. Tujuan utama teori population geneticsadalah untuk melestarikan karakter/sifat-sifat unggul dari indukan (untuk mudahnya kita pake saja istilah "geno-type") , bukan mempertahankan ciri-ciri fisik (feno-type). Dgn kata lain, tujuan teori ini adlh menciptakan‘super ‘breeder’.2. Inbreeding pada prinsipnya adalah upaya menggabungkan sifat-sifat/ karakter 2 individu yang berbeda, baik karakter yang positif maupun negatif. (Ingat, tidak ada ayam yg sempurna). Oleh karenanya rumus inbreeding adalah"the best vs the best". Mr. Breemen memakai istilah super breeder vs super breeder. Yang kedua, super breeder harusmempunyai karakteristik yg dapat mendukung "khayalan" kualitas ayam yg ingin dihasilkan dari ternak kita. Misalnya kalau kita menghayalkan bahwahasil ternakan kita harus teknik bagus, maka cari indukan yg teknik bagus. Kalau sekarang belum memiliki atau belum mampu memiliki indukan yg "ideal",menurut saya tidak perlu khawatir karena kualitas indukan dapat diperbaiki melalui cross-breeding.Mungkin ada yg bertanya, kalau kita sudah punya "super breeder" kenapa tidakitu saja diternak dan nggak perlu repot-repot pake teori population genetics??jawab : Kalau tujuan kita ternak hanya jangka pendek memang teori population genetics tidak perlu, tapi seperti dijelaskan sebelumnya, tujuan kita adalah jangka panjang. Perlu diingat bahwa super breeder yg kita punya suatu saat akan mati, mandul, atau sakit. Kalau ini terjadi maka kita kehilangan modal. Itu sebabnya banyak peternak besar yg gagal mempertahankan standard kualitasnya dan terus menurun.Dan banyak ayam2 juara yg terputus generasinya.3. Cross-breeding yg pertama adalah pada saat awal memulai ternak dimana indukan berasal dari dua darah (strain) yg berbeda sedangkan cross-breeding yg kedua dilakukan dengan dua tujuan, yaituapabila kita ingin memproduksi petarung dan untuk memperbaiki kualitas darah ygsudah ada (menambahkan elemen baru atau "additive characteristics" yg sudah ada).4. Aplikasi teori population genetics menuntut adanya sistem seleksi yg ekstra ketat. Beberapa waktu yg lalu ada pendapat yg mengatakan untuk bisa memakai sistem inbreeding, maka kita harus menjadi ahli "membunuh". Istilah ini sebenarnya hanya untuk memberikan tekanan bahwa anakan yg akan melanjutkan generasi indukan harus diseleksi secara ketat. Pilihlah anak betina yg mirip bapaknya dan anak jantan yg mirip ibunya. Yang perlu dipahami, pengertian "mirip" disini bukanmirip secara fisik, tapi yg lebih penting adalah karakternya (tetapi kalau secara fisik juga mirip ya tidak apa-apa). Di sinilagi-lagi diperlukan "feeling" dan keahlian dalam melakukan seleksi. Agar kita bisa melakukan seleksi, misalnya untuk mengambil 1 pasang pada setiap generasikita tetaskan 3 X, lalu dari situ dilakukan seleksi untuk menentukan 1 pasang yg akan melanjutkan karakter moyangnya (ancestors). Semakin banyak pilihan yg akan diseleksi, akan semakin bagus.5. Hasil inbreeding selalu ditandai dengan ciri-ciri kehilangan vitalitas (ayam hasil inbreeding menunjukkan gejala penurunan vitalitas). Prof. Anker bahkan menegaskan bahwa semakin besar hilangnya vitalitas pada ayam hasilin-breeding berarti effek dari inbreeding itu lebih bagus ().Ayam hasil inbreeding tidak cocok untuk tarung, tapi hanya cocok untuk menjadi indukan (orang eropa biasanya beli burung bukan untuk dimainkan tapi untukbreeding). Turunanya nanti yang dimainkan.Vitalitas yang hilang itu akan didapatkankembali apabila hasil inbreeding di-cross dengan ayam lain. Inbreeding dimaksudkan untuk membangun sifat-sifat yang akan selalu diturunkan kepada turunannya (offspring), sedangkan cross-breeding untuk menambah sifat-sifat/ karakter yang sudah ada seperti menambah vitalitas, karakter dan kekuatan.Dengan in-breeding kita bisa memperbaiki kualitas yang jelek. In-breeding adalah pengurangan variasi atau keragaman. Semakin banyak/sering suatu darah tertentu (strain) dilakukan in-breed maka turunannya akan mirip satu sama lain.Menjodohkan bapak dan anaknya yg cewek atau ibu dengan anaknya yg cowok lebih efektif hasilnya dari pada menjodohkan kakak dengan adiknya (meskipun sama-sama in-breeding tapi sepertinya dampaknya berbeda).

Black sumatera

Sekelumit tentang black sumatera

Black Sumatra (BS), begitulah ia dikenal di negeri"Zamrud Katulistiwa" ini. Namanya begitu membuat para penghobi ayam hias dan ayam adu begitu penasaran dengannya, karena menyandang salah satu nama pulau terbesar di Indonesia. Black Sumatra sebenarnya merujuk kepada nama ayam yang di luar negeri dikenal dengan hanya "Sumatra" atau "Sumatra Chicken" dan nama Black merujuk kepada Ayam Sumatra berwarna Hitam, sehingga menjadi Black Sumatra. Walaupun dahulu Ayam Sumatra ini dahulu memiliki warna lainnya seperti Merah (Black Breasted Red), namun warna hitam tetaplah yang paling dominan. Beberapa varian warna dikenal di dunia diantaranya Black, Blue, White (diyakini persilangan dengan Lenghorn), Black Red dan mungkin yang termasuk paling unik adalah Bronze Red. BS dikatakan merupakan salah satu ayam terindah di dunia dan impian para penghobi ayam hias.Sejarah Black SumateraBlue Sumatera - Koleksi Peternak InggrisSejarah Black Sumatra dimulai dengan di impornya ayam ini padaApril 1847olehJ.A.C. Butters of Roxybury,MA. Dan impornya berlanjut oleh pihak lainnya pada kurun waktu1850-1852. Pada tahun1882 Black Sumatramulai masuk negaraJerman. Di negara bangsa Bavaria ini Black Sumatra awalnya di kenal dengan namaBlack Yokohama, merujuk kepada ayam Yokohama asal Jepang. Hal ini di karenakan kemiripannya dengan ayam Yokohama dan berwarna hitam. Walaupun tetap ada perbedaan antara Yokohama dan Black Sumatra, namun tetap pada awalnya mereka mengenalnya dengan sebutan demikian. Pada tahun 1885, Nelson A. Wood dari SmithsonianInstitute di Washington D.C., mulai melakukan pembiakan Black Sumatra. Dialah yang berjasa dalamperbaikan fenotipe dan reproduksi ayam Black Sumatrasehingga yang kita kenal dalam bentuk saat ini dengan bulunya yang indah mengalir. Karenabentuknya yang indah memanjangdenganwarna hitam berkilap kehijauandanekor lebat dan jatuh, maka di Amerika ayam ini pernah di kenal sebagai juga dengan nama "Sumatra Pheasant" dan juga "Java Pheasant Game". Berbagai Pendapat Tentang Black SumatraDi Sumatra khususnya atau di Indonesia sendiri, Black Sumatra di yakini sudah punah. Ada beberapa kalangan berpendapat, BS yang kita kenal saat ini merupakanayam yang disilang dengan pheasantjika merujuk kepada bentuk tubuhnya. Ada pula yang berpendapat bahwaBlack Sumatra merupakan salah satu jenis ayam hutan. Pendapat lainnya berkata bahwa BS merupakan persilangan beberapa jenis ayam ayam hutan di Indonesia dari Ayam Hutan Merah Sumatera, AyamHutan Hijau dan lainnya.  Namun jelaslah semua itu hanyalah spekulasi yang berkembang tanpa catatan ilmiah yang mendukungnya. Terlepas dari semua itu Black Sumatra merupakan salah satu ayam yang menjadi rujukan keindahan dalam bentuk dan warna dengan tampilan tegak gagah dan anggun. Perbedaan Black Sumatera saat iniPada awalnya, Black Sumatra di Amerika dan di Eropa (Jerman khususnya) memiliki perbedaan.Black Sumatradari keturunanAmerikaumumnya memilikiekor yang lebih panjangdari Black Sumatra Eropa. SedangBlack Sumatra Eropamemilikitampang yang lebih "gamefowl"daripada saudara mereka di Amerika. Berdasarkan hal ini, ada pendapat bahwaBlack Sumatra EropamerupakanBlack Sumatra klasikyang masih mirip dengan nenek moyang mereka yang dibawa dahulu dari Pulau Sumatra. Namun sepengalaman penulis berburu Black Sumatra, belum pernah menemukan ayam hitam dari sumatra dengan tampilan menyerupai BS dari Eropa. Walau beberapa orang mengaku memiliki "Black Sumatra Lokal" tetapi, sepanjang pengalaman penulis hal itu memeiliki perbedaan dari banyak hal diantaranyajengger, muka, taji, bentuk badan, warna muka, dll. Dan perbedaan ini kebanyakan luput dari perhatian awam. Perkembangan Black SumateraWalau pada awalnya ayam ini di kenal sebagai ayam aduan, namunlivestockconservancymengatakan bahwa Black Sumatra sebenarnya bukanlah ayam yang cocok untuk aduan. Karena itu, untuk mendapatkan gaya tarung yang lebih baik, ayam ini di silang dengan jenis lainnya seperti Hyderbad, Rampur Boalia Black, atau Sinhalese. Inilah Black SumateraKelangkaan Black Sumatra diakibatkan dengan sedikitnya telur yang dihasilkan oleh indukan mereka juga dikarenakan digunakan sebagai ayam adu taji pada awalnya. Sementaranilai estetika dan keunikan Black Sumatra yang sekaligus dapat digunakan untuk membedakannya dengan ayam lainnya, ini diantaranya :Kepala Black SumateraBentuk badanyangexotisdenganbahu lebar memanjang dan menyempit ke ekormenyerupai pheasant (ayam pegar)Kepala kecil, tengkorak besardenganpandangan cerdas dan garangseperti hewan liar.Warnabulu hitam berkilau hijau(Black Sumatra)Taji/Jalu gandabahkan diantaranya memiliki sampai 7 taji pada tiap kakinyaPerkembangan yang sulit.Usia yang panjang(salah seorang penghobi mengaku pernah memeliharanya sampai berumur 13-14 tahun).Saat ini, dari jenis Black Sumatra, juga dikenal warna lain yaitu jenis White Sumatra. Jenis WhiteSumatra diyakini merupakan persilangan Black Sumatra dengan jenis Leghorn. Dan warna Splash Sumtra diyakini merupakan persilangan Black Sumatra dan Blue Sumatra.Data Ayam
Negara Asal : Indonesia, Pulau SumatraBerat : Largefowl : Betina 1,8 kg, Jantan 2,25 - 2,70 kgBantam fowl :Fungsi : Adu Taji dan Ayam Hias (di beberapa negara BS untuk ayam adu taji telah di larang)Warna Telur :Status : Kritis, langkaKepala : Kecil, pendek dan bulatJengger : Sumpel (semakin kecil semakin bagus) dan gelambir kecil (selain sumpel maka akan di diskualifikasi)Muka : Hitam atau merah ungu kehitaman menyerupai buah plum yang matangMata : Bulat, tebal berwarna Coklat dan besarTelinga : kecil dan berwarna seperti muka (tidak terdapat putih)Leher : Panjang, melengkung, dan mengambangSayap : Panjang, lebar (besar), Kaki : Hitam berkilapTaji : Double atau triple beberapanya memiliki sampai lima taji (semakin banyak semakin baik)Ekor : Panjang, jatuh terkulai (kualitas terbaik memiliki sudut 30 derajat)Bulu : Hitam berkilau hijau (Black Sumatra), abu-abu (Blue Sumatra), Blorok (Splash SUmatra), putih (White SumatraKulit : Kuning (bandingkan dengn Cemani yang berwarna hitam)

Sejarah ayam aduan vietnam

1.GANOI
2.SAIGON
3.MADAGASKAR

"SEJARAH ADU AYAM DI VIETNAM"

Pada tahun 1930 dan 1945, telah ditemukan beberapa catatan - catatan ataupun dokumen mengenai kehidupan masyarakat Vietnam saat masa perang. Salah satunya adalah kegiatan aduan ayam pada masa itu. Begitu juga dengan yang tertulis di dalam dokumen perang (1928) saat terjadi nya invasi kaum Mongol. Adapun pada saat itu wilayah Vietnam yang mendominasi kegiatan aduan ayam terletak pada bagian utara dan selatan di Vietnam .
------------------------------------

"ASAL USUL AYAM YANG DIGUNAKAN UNTUK AYAM ADUAN DI VIETNAM"

Asal usul ayam yang digunakan untuk diadu di Vietnam tidaklah diketahui dengan pasti dan jelas (Ras/trah).

Ayam Vietnam yang biasa disebut dengan istilah "GA NOI" pun juga bukanlah merupakan Ayam ras asli dari negara Vietnam itu sendiri, melainkan dari hasil silang menyilang antar Ras ayam yang juga belum diketahui asal - usul nya.

Adapun "PHONG LU CU MOI" sebuah buku yang dipublikasikan pada tahun 1961 hanya menuliskan 2 defenisi berbeda terkait (fisik ayam) terhadap ayam Ga Noi, yaitu :
1. Ma Lay " ayam ekor pendek"
2. Ma Chi "ayam ekor panjang"

Pertanyaan yang sering muncul tentang ayam aduan Vietnam adalah :
"APA ITU GANOI & APA ITU SAIGON ???"

Bagi sebagian besar penghobby ayam aduan di Indonesia sering mengucapkan dan mendengar ayam Vietnam itu disebut dengan "Ganoi dan Saigon" sepintas benar namun tidak terarah.

Terdapat variasi bahasa di Vietnam, istilah ayam aduan pada bagian selatan disebut "Ga Noi", pada bagian utara disebut dengan "Ga Choi" dan "Ga Da" pada bagian pusat/tengah Vietnam.

(Choi) = fighting = berkelahi/bertarung
(  Da  ) = kicking  = sepakan/tendangan
Masyarakat Vietnam mengetahui bahwa ke tiga istilah tersebut memiliki makna yang sama "Ga Noi,Ga Choi dan Ga Da".

Istilah lain yang sering kita dengar pada sebagian besar penghobby ayam aduan di Indonesia  untuk ayam yang berasal dari Vietnam  adalah ayam "saigon" dan biasanya terdapat asumsi seperti ;
ayam nya botak/gundul, mainnya bodoh seperti tidak ada teknik nya dan memiliki pukulan atau tendangan yang kuat. Sekali lagi Asumsi ini (Sekilas benar namun tidak terarah).

Sebagai contoh katakanlah negara Indonesia yang terdiri dari wilayah bagian ( barat,tengah dan timur), disetiap bagian ini memiliki ayam khas daerah masing-masing.
contoh : Pulau Sumatera dalam letak geografis wilayah ada pada bagian barat Indonesia, dengan memiliki ayam khas daerah yang disebut dengan ayam sumatera, begitu juga dengan wilayah daerah yang lainnya yang masing - masing mempunyai ayam khas di daerah tersebut.

Kembali pada "Saigon", Saigon adalah merupakan nama daerah di bagian selatan Vietnam, adapun Ayam aduan di Vietnam sendiri tidaklah dibagi - bagi berdasarkan jenis dari masing - masing wilayah, itu dikarenakan ayam aduan disetiap wilayah bagian Vietnam memiliki ciri fisik ataupun bentuk ayam yang sama dengan seperti asal usul ayam aduan pertama kalinya yang ada di Vietnam.

Banyak penghobby ayam aduan di Indonesia yang asumsi nya tidak seperti pada kenyataan yang sebenarnya yang ada di negara Vietnam terkait dengan ayam ini.
------------------------------------

Pembahasan mengenai :
"AYAM BOTAK/GUNDUL di VIETNAM"

Ayam botak/gundul di vietnam memang ada , hanya saja kita harus memahaminya terlebih dahulu (ayam botak/gundul bukanlah ras ayam vietnam).

Kebotakan/kegundulan ayam di Vietnam ini secara garis besar disebabkan oleh :

- botak akibat trimmed/perawatan
- botak akibat iklim/cuaca panas
- botak karena ayam tersebut memang berasal dari ras nakedneck seperti madagascar yang masuk/dibawa oleh masyarakat pendatang.

"BOTAK AKIBAT TRIMMED"
Metode/ataupun cara trimmed nya sudah banyak diposting dan bisa kita lihat videonya di youtube.

"BOTAK AKIBAT IKLIM"
Iklim/cuaca panas di beberapa wilayah Vietnam memang sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan bulu ayam aduan Vietnam khusus nya di bagian leher, proses tumbuhnya bulu pada ayam menjadi lambat sehingga terkesan nya seperti botak.

Berbeda botak/gundulnya ayam Vietnam disebabkan karena trimmed dan iklim/cuaca panas sedangkan botaknya ayam ras nakedneck seperti ayam madagascar, ayam ini sejak menetas sudah botak secara alami bukan karena proses trimmed dan iklim/cuaca panas.
Perbedaan yang paling bisa kita lihat adalah pada permukaan kulit leher yang tidak ditumbuhi bulu.

Kulit ayam ras nakedneck lebih halus dan tebal dan tidak terlihat berpori-pori,
Sedangkan Kulit pada ayam Vietnam yang botak akibat trimmed dan iklim/cuaca panas itu lebih kasar dan pori-porinya terlihat jelas.

Dan yang menarik adalah, di Indonesia banyak beredar ayam dengan ciri fisik botak/gundul (bukan ayam bali) gagah, kekar dan karakter pada kulit bagian leher ayam tidak berpori dan tidak kasar tetapi tebal, dan aneh nya inilah yang sering disebut dengan ayam saigon.
He he he . . . . .

Sebagai informasi tambahan, di beberapa situs tentang ayam dan forum - forum ayam seperti Asosiasi Ayam Aduan Asia menyimpulkan bahwa ayam Vietnam terdahulu "old ga noi" adalah hasil kawin silang dari beberapa ras ayam yang belum diketahui asal usulnya.

Hasil dari Pusat lembaga penelitian kemurnian ras unggas dan stock unggas juga meneliti bahwa saat ini ayam aduan Vietnam  yang banyak beredar adalah juga merupakan hasil dari kawin silang ras-ras ayam di asia.

Sedangkan menurut catatan para SƯ KÊ dan ajaran turun temurun kepada para penghobby ayam aduan Vietnam, dahulu "Ga Noi" yang mereka kenal dengan ciri terbaik adalah yang memiliki fisik kekar,struktur tulang kuat, kaki kokoh dengan sisik kaki berwarna hijau tua atau kehitaman serta mata berwarna hitam seperti mata kodok, dengan berat rata-rata ayam dewasa nya berkisar 2,8  kg - 5kg.

Sangat jauh Perbedaan nya dengan ciri "Ga noi" yg beredar sekarang ini.
Contoh : jika ada "Ga Noi" yang ciri fisiknya tidak mendekati dari ciri yang terdahulu, misalkan pada kaki tidak lagi berwarna hijau tua atau kehitaman, warna mata tidak lagi hitam seperti mata kodok, bisa dipastikan itu sudah dikawin silangkan lagi dengan ayam ras lain.

Untuk itu ada istilah old ga noi sebagai penanda utk mempertahankan DNA dari ayam ga noi yang terdahulu (yakni dari zaman perang) sewaktu invasi mongol maupun perang sipil yang pernah terjadi di Vietnam.

Keturunan ayam old ga noi ini dahulunya pernah memenangkan beberapa kali pertandingan di wilayah negara tetangga Vietnam, dan informasi yang terakhir di tahun yang modern ini dari keturunan old ga noi juga sempat ada ayam yang diberi nama dengan julukan "thebank" karena rekor kemenangannya melawan beberapa ras ayam aduan yang ada di asia.

Dan sampai saat ini ayam dari silsilah keturunan old ga noi masih ada dipelihara dan dijaga kelestariannya, karena old ga noi dianggap sebagai sejarah ayam aduan negara Vietnam.

Hanya saja yang memiliki ayam ini tidaklah sembarang orang, pemiliki ayam ini biasanya mereka adalah anak atau keturunan langsung dari para Sư Kê - Sư Kê yang terkenal pada saat zaman perang terdahulu.
(bayangkan sudah berapa generasi)
:) hmmmm...

Apabila ada informasi yang kurang berkenan ataupun salah, mohon dimaafkan dan diberikan tanggapan sebagai mana yang sebenarnya

Semoga tulisan ini dapat memberikan gambaran baru yang positif bagi pecinta ataupun para penghobby ayam aduan yang ada di Indonesia, Terimakasih

Minggu, 12 Februari 2017

Tentang ayam dan katuranggan

ayam selalu menang hal biasa ,tp ayam menang dengan waktu yang singkat itu luar biasabanyak hal yang saya temui di arena,kemenangan ayam berulang kali itu wajar,tp yang sering saya temui kemenanganitu butuh waktu yang lama,sehingga membutuhkan airan beberapa kali.saya ingin menyaksikan kemenangan itu hanya membutuhkan waktu yang singkat maksimal 2 airan,tdk lebih dari itu,saya pernah belajardengan seorang botoh berpengalaman di kampung saya banyak ilmu yang saya ambil dari botoh tersebut,orang tersebut tdk lg terjun ke dunia sabung ayam lagi,sehingga ketika saya coba petik ilmunya banyak sekali yang di berikan pengalaman kepada saya,salah satu ciri bila ayam yang banyak memperoleh kemenangan adalah soal kaki.danekor sisik luar kaki yang teratur dan ekor yang lebat ,serta sayap yang komplit adalah modal utama,kalau batu rante butuh airan yang banyak untuk memperoleh kemenangan,walau pukul atau tajinya kadangsangat fatal,jika rekan2 mau menilai saya lebih senang ayam dengan kaki naga temurun,di situlah letak pukulanya sampai ketulang,atau batu lapak yang sering sebagai pembunuh di arena ,biasanya ayam yang demikian banyak memiliki pukulan cemeti menurut bahasa saya,pukulanya terlihat pelantp sakit,ini pernah saya buktikan walau di kelas antangan /pinngiran gmn menurut rekan papaji semua,karena masing 2 tentu punya kriteria sendiri2KATURANGGAN AYAM MENURUT SISIK KAKI.1.  SISIK JARI BELAKANG KIRI KANAN PECAH,NAMANYA TANJUNGKARANG,KALAU LAWAN PASTI KEBINGUNGAN KALAU KENA PUKUL.2.  SISIK KAKI ADA UBED/GELANG,NAMANYA NAGA MANGSA,PUKULAN SAKIT DAN AMPUH.3.  SISIK KAKI BELAKANG/SISIK AIRAN MENGHADAP KE BAWAH,NAMANYA NAGA TEMURUN,PUKULAN SAMPAI KE TULANG.4.  SISIK KAKI MUKA KAYAK KULIT SALAK,NAMANYA NAGA BANDA,LAWAN KEPUKUL BISA KEOK TANPA ADA TANDA2.5.  SISIK JARI KAKI KELINGKING PECAH LURUSKIRI/KANAN,NAMANYA TUNGGAK WINARAYAN,MUSUH MEDOT BANYU.6.  SISIK JARI PADA PECAH,NAMANYA BATU KARANG,REMUK MUSUH KALAU KEPUKUL.7.  SISIK JARI ADA DI BAGIAN BAWAH JUGA,NAMANYA BATU RANTE,PUKULAN SAKIT/PANAS.8.  SISIK ADA DI TELAPAK KAKI,NAMANYA BATU LAPAK,RAJA AYAM/YONI HEBAT/MENANGAN.9.  SISIK TIMBUL/SISIK MELIK DI BAGIAN AYAM BERKAKI UBED/GELANG,NAMANYA PUTRI KINURUNG,MUSUH KEPUKUL BISA MIRING2/KAYAK AYAM MABUK.10.  SISIK KAKI MULUS/TANPA ADA SISIK,NAMANYA SATRIA SINEKTI,AYAM MENANGANCIRI CIRI AYAM PUNYA DAYA KEKUATANkalu botoh semua suka nonton kartun silahkan klik disininonton kartun yuk!!!!!!!!!!!!!.Nama-nama Katuranggan Ayam bangkok bagus Secara Umum Diantaranya :1.Ayam Kinantan Putih: Bila ayam ber'ules putih bersih (tembus paruh, mata, kaki) kelebihan Ayam Kinantan Putih : membawa keberuntungan dalam perniagaan, sebagai ayam tolak bala penyakit, ataupun juga guna-guna dari ilmu hitam.2.Gagak Limang : Bila ayam ber'ules jragem (bulu warna hitam kilap) dengan bulu sayap tumbuh dobel sedangkan pada bentuk sayapnya menyilang menyerupai gunting. Kelebihan Ayam Gagak Limang : Ayam menangan.3.Geger Karang : Apabila bagian sayap ayam paling ujung terdapat 1 bulu warna putih. Kelebihan Ayam Geger Karang : Ayam ulet dan tidak mudah menyerah.4.Songgo Bumi : Apabila posisi tidur ayam lehernya diselonjorkan lurus kedepan menyentuh tanah. Kelebihan Ayam Songgo Bumi : Ayam mempunyai pola tarung mengunci lawan, tahan pukul, dan mental tarung yang bagus.5.Pancuran Emas : Apabila ayam memiliki sisik kaki padabagian kanan maupun kiri tersusun rapi. Kelebihan Ayam Pancuran Emas : Terhindar dari sial.6.Gembolo Geni : Apabila jalu pada kaki ayam kanan kiri tumbuhnya satu saja dan ber'ules kelabu kemerahan dengan sisik kaki warna putih.7.Bima Kurda : Apabila pada bagian dada tumbuh bulu-bulu lebar. Kelebihan Bima Kurda : mempunyai wibawa yang bagus dan menangan.8.Kadal Meteng : Bila kedua jari tengah ayam terlihat seperti bengkak (bukan bubulan).9.Tunggak Alingan : Bila ayam jalannya jinjit jari belakang tidak menyentuh tanah saat jalan.10.Basunanda : Apabila ayam memiliki kaki berwarna kelabu kehitaman.11.Begananda : Bila ayam memiliki kaki berwarna kuning kemerahan.12.Mas Tinuruh : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning.13.Mas Sinagling : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning mencolok.14.Kopek & Kopyor : Kopek adalah ayam yang pukulannyamembutakan mata lawan, sedangkan Kopyor adalah ayam yang penampilannya membuat musuh gemetarCiri-ciri ayam suro yang dimaksud diatas adalah sebagai berikut:1.Suro Cepaka : Apabila ayam ber'Ules Wido cepaka (bulu ayam yang berwarna putih kehijauan), Buntut mubal (ekor ayam yang terdiri atas warna hitam & putih), jalucantel (jalu yang bentuknya melengkung keatas), jengger tigan (jengger yang berbelah 3).2.Suro Ireng : Apabila ayam berwarna hitam, rawis & wiring merah hati (ules Galih), dengan mata hitam, jengger tigan (jengger berbelah 3), jalu panjang tapi tidak tajam dan kakinya berwarna hitam.3.Suro Bungkus : Apabila ayam ber'Ules blorok, berkaki hitam, berjalu bungkus.4.Suro Watu: Apabila dibawah jalu ayam terdapat benjolan seperti batu.5.Suro Kopyor : Bila saat ayam dipegang lalu di goyang maka akan terdengar seperti ada air ditubuh ayam.6.Suro Pengantin : Bila terdapat 2 bulu pada bagian ekoryang menjulang lebih panjang dari bulu lainnya7.Suro Dukun : Bila terdapat 1 bulu pada bagian ekor yang menjulang lebih panjang dari bulu lainnya8.Suro Petir : Bila sisik pada jari tengah ayam pecah terbagi 29.Suro Rembes : Bila mata ayam terlihat seperti ayam sedang sedih/menangis10.Suro Teleh : Bila ayam memiliki dua teleh11.Suro Tanjung Karang : Bila ayam memiliki jalu susunBIAYA USAHA AYAM BANGKOKbanyak peternak ayam BK yang ingin ayam instant, maksudnya ayam siap tarung, padahal untuk menghasilkan ayam yang siap tarung dan baik harus tekun dan sabar, dimulai dari anakan yang baru menetas.ketika baru menetas anakan dalam kondisi yang sangat rentan terhadap perubahan suhu, oleh karena itu fase inidisebut fase broding, suhu yang stabil sangat penting bagi anak ayam yang baru menetas karena kuning telur/yolk sebagai cadangan makanan yang ada di perut anakan belum terserap sempurna, bila penetasan itu secara alami/di angkremi induk maka biarkan anakan yang baru menetas didalam sarang/nest selama 3 hari dengan induknya, baru diturunkan. tujuannya agar kuning telur/yolk terserap sempurna, karena bila tidak terserap sempurna akan terinfeksi kuman ecolli atau salmonella yang bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak ayam, mudah sakit.fase kedua adalah menurunkan anakan dan induk dari sarang/nest, hendaknya menurunkan induk dan anakan pada pagi hari dan dijemur pada cuaca cerah selama 2 jam, tujuannya agar anakan terkena sinar matahari pagi yang banyak mengandung pro vit. D,pemberian pakan awal juga sangat berperan penting terhadap pertumbuhan anakan, pakan awal yang baik bagi anakan adalah menir/beras hancur, atau bisa juga jagung giling, bertujuan agar saluran pencernakannya cepat terangsang untuk bekerja karena diberi biji-bijian, jangan lupa diberi air minum yang sudah direbus dan steril,karena anakan belum tumbuh bulu secara lengkap, maka biarkan sang induk yang mengatur suhu thermoregulatorbagi anakan selama 4 minggu, ini bertujuan agar sianakan diasuh oleh induk sehingga sifat keibuan sang induk atau mothering abbility nya tidak hilang yang bisa menyebabkan si induk bisa gila bila anakan langsung di pisah.setelah 4 minggu anakan bisa dipisah dari induknya untuk dipelihara secara intensif dengan pemberian pakanyang mengandung protein minimal 22%, di beri asupan vitamin, vaksin, dan antibiotik yang terprogram. fase iniberlangsung selama 3 bln didalam kurungan, yang menggunakan lampu pijar untuk membantu penghangat pada malam hari.setelah anakan berumur 4 bln selanjutnya disebut ayam dara, fase ini ayam harus dilepas di dalam kandang ren yang berlantai tanah agar perkembangan otot dan tulangbaik, karena kebiasaan ayam mengeker akan merangsang otot dan tulang, pemberian pakan dengan kadar protein min 22% terus dilanjutkan, asupan vitamin, antibiotik dan vaksin yang terprogram. fase ini berlangsung selama 3 bln.ayam yang berumur 7 bln selanjutnya disebut lancuran, ayam lancuran terfokus pada penyempurnaan pertumbuhan bulu, pada fase ini pemberian pakan bisa dikombinasikan dengan gabah padi, kacang hijau, atau jagung giling. ayam lancur harus di kurung dalam kandang individual agar tidak bertarung satu sama lain, selain itu untuk mempermudah perawatan dan  latihan, biasanya pada umur ini sudah mulai diseleksi ayam lancuran yang mempunyai ciri-ciri unggul akan dipertahankan, yang kurang baik akan diafkir. fase ini berlangsung selama 3 bln.setelah ayam berumur 10 bln, bulu sdh rob semua, barulah si ayam dilatih bertarung untuk mengasah tekhnik dan instingnya, abaran pertama selama 15sec, selang 2 minggu di tingkatkan menjadi 2x15sec, begitu seterusnya dengan rentang waktu 2 mgg ditingkatkan terus waktunya sampai 4x15sec, sehingga pada saat umur ayam 1 thn, ayam sudah siap.merujuk pada penjelasan diatas maka wajarlah harga ayam BK siap relatif berkisar antara 1,5 sampai 3jt, karena diperlukan kesabaran, keuletan, dan ilmu pengetahuan yang dalam, tentang pemeliharaannya.salam kukuruyukkkkk.... semoga berguna bagi kita semua.SEJARAH AYAM BANGKOKSejarah Ayam BangkokJAKARTA – Ayam Bangkok amat terkenal di kalangan pehobi ayam petarung di Indonesia. Ayam yang berasal dari Thailand itu diakui punya kualitas yang bagus sebagai jagoan di arena. Jadi, jangan heran bila di pasaran ada banyak ayam bangkok yang dijual. Soal kualitas pun beragam, dari yang bermutu impor sampai hasil silangan lokal. Lantas bagaimana cara memilihnya?Menurut Iwan Tanjung, peternak kawakan, ciri-ciri umum ayam bangkok dapat dilihat dari batok kepala dan tulang alis yang tebal, kepala berbentuk buah pinang, bulu mengilap dan kaku, kaki bersisik kasar, saat berdiri sikap badannya tegak, mata masuk ke dalam, pukulan keras dan akurat serta pandai memukul bagian vital lawan.Iwan juga mengingatkan untuk berhati-hati waktu memilih ayam bangkok yang akan dijadikan jagoan. Jangan sampai Anda merasa kecewa lantaran ayam yang ditawarkan taksesuai dengan harapan. Sebab saat ini ayam bangkok yang beredar di pasaran cukup banyak jenisnya. Ada yang beneran impor, anakan impor, dan ada pula yang lokal.“Kualitas ayam bangkok impor biasanya 80% lebih unggul dibanding lokal. Itu bisa dilihat dari gaya bertarung, daya tahan tubuh, maupun kekuatan pukulannya,” jelas Iwan yang sudah hobi menyabung ayam sejak dari tanah kelahirannya, Tanjung Morawa, Sumatera Utara. Faktor-faktor krusial yang amat berpengaruh pada mutu ayam bangkok impor: kualitas bibit (genetik), perawatan yang tepat sejak usia dini, dan pemberian vitamin secara teratur.Dr. Nisit Tangtrakarnpong dalam tulisannya pada Bangkok Post edisi Maret 2001 menyebutkan kriteria dan sosok ayam bangkok yang ideal untuk dijadikan ayam petarung. Ayam ini harus punya fisik yang kuat, mental bertanding yang baik dan berasal dari keturunan juara. Salah satu keturunan ayam bangkok berkualitas di Thailand berasal dari Kerajaan Ayutthaya. Raja Naresuan yang memerintah kerajaan itu punya kegemaran mengadu ayam.“Seekor ayam aduan bisa mulai diadu jika umurnya sudah delapan bulan. Atau paling nggak sudah dapat latihan tarung sebanyak 2 sampai 3 kali dengan ayam yang sudah berpengalaman,”sebut Iwan, peternak kelahiran 15 November 1961. Tiap kali latihan dibutuhkan waktu bertahap dari 1 x 10-15 menit sampai 2 x 45 menit. Sebetulnya umur terbaik sebagai ayam petarung adalah 1,5 tahun atau setelah ayam mengalami rontok bulu pertama (mabung).Sejarah Ayam BangkokAyam bangkok pertama kali dikenal di Cina pada 1400 SM. Ayam jenis ini selalu dikaitkan dengan kegiatan sabung ayam (adu ayam). Lama-kelamaan kegiatan sabung ayam makin meluas pada pencarian bibit-bibit petarung yang andal. Pada masa itu, bangsa Cina berhasil mengawinsilangkan ayamkampung mereka dengan beragam jenis ayam jago dari India, Vietnam, Myanmar, Thailand dan Laos. Para pencari bibit itu berusaha mendapat ayam yang sanggup meng-KO lawan cuma dengan satu kali tendangan.Menurut catatan, sekitar seabad lalu, orang-orang Thailand berhasil menemukan jagoan baru yang disebut king’s chicken. Ayam ini punya gerakan cepat, pukulan yang mematikan dan saat bertarung otaknya jalan. Parapenyabung ayam dari Cina menyebut ayam ini: leung hang qhao. Kalau di negeri sendiri, ia dikenal sebagai ayam bangkok.Asal tahu saja, jagoan baru itu sukses menumbangkan hampir semua ayam domestik di Cina. Inilah yang mendorong orang-orang di Cina menjelajahi hutan hanya untuk mencari ayam asli yang akan disilangkan dengan ayam bangkok tadi. Harapannya, ayam silangan ini sanggup menumbangkan keperkasaan jago dari Thailand itu.Konon, pada era enam puluhan di Laos nongol sebuah strain baru ayam aduan yang sanggup menyaingi kedigdayaan ayam bangkok. Namun setelah terjadi kawin silang yang terus-menerus maka nyaris tak diketahui lagi perbedaan antara ayam aduan dari Laos dengan ayam bangkok dari Thailand.Di Thailand dan Laos, ada beberapa nama penyabung patut dicatat, seperti Vaj Kub, Xiong Cha Is dan kolonel Ly Xab. Pada 1975, ayam bangkok milik Vaj Kub sempat merajai Nampang, arena adu ayam yang cukup bergengsi di negeri PM Thaksin Sinawatra itu. Ayam yang bernama Bay itu merupakan salah satu hasil tangan dingin Vaj Kub dalam melatih dan mencari bibit ayam aduan yang handal.Kedigdayaan ayam-ayam hasil ternakan Vaj Kub berhasil disaingi rekan sejawatnya dari kota Socra, Malaysia. Mereka dari negeri jiran itu mampu menelurkan parent stock atau indukan unggul. Hanya saja, pada generasi berikutn ya, Mr. Thao Chai dari Thailand berhasil menumbangkan dominasi peternakdari Malaysia. Mr. Thao memberi nama jagoan baru itu, Diamond atau Van Phet.Menurut Iwan, Thailand memangtak perlu diragukan lagi sebagai negara penghasil ayam bangkok unggul. Malahan sektor ini sudah diakui sebagaipenambah devisa negeri gajah putih tersebut. Dari Thailand bisnis ayam aduan ini tak hanya merambah kawasan Asia Tenggara saja, namun meluas ke Meksiko,Inggris dan Amerika Serikat.Ada kebiasaan yang berbeda antara sabung ayam di Thailand dan negara kita. Di Thailand, ayam yang bertarung tak diperbolehkan memakai taji atau jalu. Alhasil, ayam yang diadu itu jarang ada yang sampai mati. Kebalikannya di Indonesia, ayam aduan itu justru dibekali taji yang tajam. Taji justru menjadi senjata pembunuh lawan di arena.Di Indonesia, hobi mengadu ayam sudah lama dikenal, kira-kira sejak dari zaman Kerajaan Majapahit. Kita juga mengenal beberapa ceritarakyat yang melegenda soal adu ayam ini, seperti cerita Ciung Wanara, Kamandaka dan Cindelaras. Cerita rakyat itu berkaitan erat dengan kisah sejarah dan petuah yangdisampaikan secara turun-temurun.Kota Tuban, Jawa Timur diyakini sebagai kota yang berperan dalam perkembangan ayam aduan. Di sini, ayam bangkok pertama kali diperkenalkan di negara kita. Tak ada keterangan yang bisa menyebutkan perihal siapa yang pertama kali mengintroduksi ayam bangkok dari Thailand.Ciri-Ciri Ayam Bangkok Yang BagusCiri-Ciri Ayam Bangkok Yang Bagus, Ayam bangkok ideal adalah Ayam bangkok yang memenuhi syarat sebagai petarung yang tangguh,yang mana ciri-cirinya lebih spesifik lagi dari tanda-tanda ayam bangkok/aduan secara umum. Seekor ayam bangkok ideal akan memiliki daya tahan terhadap pukulan,memiliki pukulan yang keras,memiliki kelincahan dalam bertarung.Memilih Ayam Bangkok kualitas terbaik bukanlan suatu hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih lagi hal ini disebabkan karena banyaknya ciri-ciri umum dan khusus yang harus dipenuhi saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Oleh Jackone salah satu member di AyamBangkok.COM telah menyusun beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Beberapa ciri-ciri penting tersebut yaitu:1. Kepala model buah pinang (Prioritas Utama)2. Paruh panjang dan tebal3. Leher lurus dan tebal4. Badan panjang (Prioritas Utama)5. Dada bidang6. Bahu Kuncup7. Sayap rapat dan panjang (Prioritas Utama)8. Pangkal ekor besar/tebal dan kaku (Prioritas Utama)9. Paha bulat dan pipih (Prioritas Utama)10. Ekor lebat dan menyentuh tanah11. Lutut menekuk12. Kaki bulat dan kering, sisik rapih13. Jari panjang dan halusMemang tidaklah mudah untuk menemukan ayam yang memiliki ciri-ciri di atas secara lengkap, tapi paling tidak kita menemukan beberapa ciri sudahlah sangat bagus, dan menurut bang Jackone, minimal ciri prioritas utama haruslah dapat dipenuhi, dan bilapun tidak bisa, minimal 5 dari total 13 ciri haruslah dipenuhi saat membeli ayam sehingga akan dapat memberikan kepuasan dalam memeliharanya.AYAM BANGKOK YANG IDEALUntuk ayam bangkok ideal ini banyak kriteria yang harus dipenuhinya antara lain :1. Tulang wajah tidak kasar lebih baik2. Tulang sambungan kepala dan leher tidak menonjol3. Ruas tulang leher rapat4. Celah sambungan leher dan bahu rapat/sayap merapat ke badan5. Tulang sayap bagian dalam makin tebal lebih baik6. Tulang pinggul bulat atautidak menonjol7. Tulang dada labar dan tebal tapi tidak terlalu menonjol8. Tulang supit/tulang dibawah pangkal ekor makin rapat makin baik9. Jarak ujung tulang dada dengan tulang supit makin dekat semakin baik10. Kepalaseperti buah pinang11. Patuk atau paruh berukuran sedang tetapi tebal12. Badan panjang13. Dada bidang/lebar14. Sayap rapat dan panjang15. Pangkal ekor berukuran sedang16. Pangkal paha bulat dan pipih17. Kaki bulat boleh juga persegi,sisik tersusun rapi dankering18. Jari kaki panjang dan halus19. Memiliki bulu sayap dan bulu ekor yang lengkapJika seekor ayam bangkok/aduan memenuhi kriteria diatas maka ayam tersebut akan memiliki pukulan yang keras,tahan terhadap pukulan dan lincah dalam bertarung.Jika anda hendak menurunkan ayam dalam arena aduan usahakan padanannya seimbang baik itu ukuran untuk badan,tinggidan yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah umur ayam jangan sampai terpaut jauh dengan lawan.Untuk ayam pemula jangan sampai umur ayam lawan lebih tua dari ayam anda dengan toleransi umur lebih kurang tiga bulan.Sebetulnya, jenis ayam aduan dari dalam negeri (lokal) tak kalah beragam, seperti ayam wareng (Madura) dan ayam kinantan (Sumatra). Namun ayam-ayam itu belum mampu untuk menyaingi kedigdayaan ayam bangkok.Ayam bangkok pertama kali dikenal di Cina pada 1400 SM. Ayam jenis ini selalu dikaitkan dengan kegiatan sabung ayam (adu ayam). Lama-kelamaan kegiatan sabung ayam makin meluas pada pencarian bibit-bibit petarung yang andal. Pada masa itu, bangsa Cina berhasil mengawinsilangkan ayamkampung mereka dengan beragam jenis ayam jago dari India, Vietnam, Myanmar, Thailand dan Laos. Para pencari bibit itu berusaha mendapat ayam yang sanggup meng-KO lawan cuma dengan satu kali tendangan.Menurut catatan, sekitar seabad lalu, orang-orang Thailand berhasil menemukan jagoan baru yang disebut king’s chicken. Ayam ini punya gerakan cepat, pukulan yang mematikan dan saat bertarung otaknya jalan. Parapenyabung ayam dari Cina menyebut ayam ini: leung hang qhao. Kalau di negeri sendiri, ia dikenal sebagai ayam bangkok.Asal tahu saja, jagoan baru itu sukses menumbangkan hampir semua ayam domestik di Cina. Inilah yang mendorong orang-orang di Cina menjelajahi hutan hanya untuk mencari ayam asli yang akan disilangkan dengan ayam bangkok tadi. Harapannya, ayam silangan ini sanggup menumbangkan keperkasaan jago dari Thailand itu.Konon, pada era enam puluhan di Laos nongol sebuah strain baru ayam aduan yang sanggup menyaingi kedigdayaan ayam bangkok. Namun setelah terjadi kawin silang yang terus-menerus maka nyaris tak diketahui lagi perbedaan antara ayam aduan dari Laos dengan ayam bangkok dari Thailand.Di Thailand dan Laos, ada beberapa nama penyabung patut dicatat, seperti Vaj Kub, Xiong Cha Is dan kolonel Ly Xab. Pada 1975, ayam bangkok milik Vaj Kub sempat merajai Nampang, arena adu ayam yang cukup bergengsi di negeri PM Thaksin Sinawatra itu. Ayam yang bernama Bay itu merupakan salah satu hasil tangan dingin Vaj Kub dalam melatih dan mencari bibit ayam aduan yang handal.Kedigdayaan ayam-ayam hasil ternakan Vaj Kub berhasil disaingi rekan sejawatnya dari kota Socra, Malaysia. Mereka dari negeri jiran itu mampu menelurkan parent stock atau indukan unggul. Hanya saja, pada generasi berikutn ya, Mr. Thao Chai dari Thailand berhasil menumbangkan dominasi peternakdari Malaysia. Mr. Thao memberi nama jagoan baru itu, Diamond atau Van Phet.Menurut Iwan, Thailand memangtak perlu diragukan lagi sebagai negara penghasil ayam bangkok unggul. Malahan sektor ini sudah diakui sebagaipenambah devisa negeri gajah putih tersebut. Dari Thailand bisnis ayam aduan ini tak hanya merambah kawasan Asia Tenggara saja, namun meluas ke Meksiko,Inggris dan Amerika Serikat.Ada kebiasaan yang berbeda antara sabung ayam di Thailand dan negara kita. Di Thailand, ayam yang bertarung tak diperbolehkan memakai taji atau jalu. Alhasil, ayam yang diadu itu jarang ada yang sampai mati. Kebalikannya di Indonesia, ayam aduan itu justru dibekali taji yang tajam. Taji justru menjadi senjata pembunuh lawan di arena.Di Indonesia, hobi mengadu ayam sudah lama dikenal, kira-kira sejak dari zaman Kerajaan Majapahit. Kita juga mengenal beberapa ceritarakyat yang melegenda soal adu ayam ini, seperti cerita Ciung Wanara, Kamandaka dan Cindelaras. Cerita rakyat itu berkaitan erat dengan kisah sejarah dan petuah yangdisampaikan secara turun-temurun.Kota Tuban, Jawa Timur diyakini sebagai kota yang berperan dalam perkembangan ayam aduan. Di sini, ayam bangkok pertama kali diperkenalkan di negara kita. Tak ada keterangan yang bisa menyebutkan perihal siapa yang pertama kali mengintroduksi ayam bangkok dari Thailand.Sebetulnya, jenis ayam aduan dari dalam negeri (lokal) tak kalah beragam, seperti ayam wareng (Madura) dan ayam kinantan (Sumatra). Namun ayam-ayam itu belum mampu untuk menyaingi kedigdayaan ayam bangkok

Kamis, 15 September 2016

Ayam laga selain bangkok

 Selama ini kita mengenal ayam laga hanya didominasi ayam bangkok. Ini lantaran di kalangan penggemar ayam laga banyak yang memilih ayam bangkok sebagai jagoannya. Mereka memilih ayam bangkok sebagai jagoannya bukan tanpa alasan, pasalnya ayam bangkok memang unggul dalam kekuatan serta kemampuan bertarung.

Namun bukan berarti jenis ayam laga lain tidak mumpuni untuk bersaing dalam arena. Ada banyak lho ayam laga yang juga mempunyai kemampuan bertarung kualitas juara, selain ayam bangkok. Kekuatan serta kemampuan mereka pun tak kalah dari ayam yang berasal dari negeri gajah putih tersebut.

Ayam laga kualitas juara ini didatangkan dari berbagai negara di Asia. Ada yang didatangkan dari Brazil, Taiwan, Filipina, Burma dan masih banyak lagi. Langsung saja kita simak ayam laga paling populer di dunia berikut.

1. Ayam Bangkok

Diantara sekian ayam laga yang ada di Indonesia, ayam bangkok yang paling populer di kalangan penggemar ayam laga di seluruh penjuru tanah air. Sesuai dengan namanya, ayam ini berasal dari kota Bangkok, Thailand.

Salah satu keunggulan ayam bangkok ialah mampu bertarung hingga mati, serupa dengan ayam liar yang sanggup bertarung demi mempertahankan daerah kekuasannya, bahkan jika ia harus mati karena kalah.

Benar-benar ayam petarung ya, makanya ayam ini banyak disukai penggemar ayam laga, karena mempunyai jiwa petarung yang tiada duanya.

2. Ayam Birma (Burma)
Ayam birma merupakan ayam liar/ayam kampung yang berasal dari Burma (sekarang Myanmar). Ayam birma belakangan ini sangat populer dan banyak dicari oleh penggemar ayam, baik hanya untuk dikoleksi ataupun sebagai ayam laga.

Hal ini dikarenakan ayam birma memiliki kelebihan yang tidak dimiliki ayam laga lainnya. Dengan ukuran badannya yang relatif kecil yaitu hanya berkisar 2,8-3 kg, ayam ini mampu mengungguli ayam bangkok dalam teknik bertarung.

Ukuran badan yang kecil juga sangat berguna ketika berada di arena pertarungan, ia lebih lincah dan gesit untuk menyerang maupun ketika hendak menghindar dari serangan lawan.

Karakter ayam birma yang begitu kuat, seringkali memberi ide kepada para penggemar ayam laga untuk mengawinkan ayam birma dengan ayam bangkok. Tujuannya supaya dihasilkan keturunan ayam laga yang membawa karakter induk, berbadan besar dan kekar seperti ayam bangkok serta mampu bertarung dengan lincah dan gesit seperti ayam birma.

3. Ayam Saigon
Ayam saigon merupakan ayam yang dikembangkan di Vietnam melalui proses persilangan. Ayam ini sering disebut juga ayam bangkok vietnam. Ayam saigon mulai masuk di Indonesia setelah ayam bangkok, namun kepopulerannya tidak secemerlang ayam bangkok maupun ayam birma. Selain itu peminat dari ayam ini juga terbilang sangat sedikit.

Hal ini dikarenakan ayam saigon memiliki kelemahan dalam menyerang lawan, kurang lincah dalam mencari peluang untuk menyerang dan memukul lawan serta mempunyai gerakan yang lambat.

Walaupun memiliki banyak kelemahan yang membuatnya tidak disukai penggemar ayam laga, Ayam ini tetap memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki ayam laga lain. Diantaranya mempunyai fisik yang sangat kuat mulai dari struktur otot-otot tubuh serta struktur tulang yang sangat kokoh. Sehingga ayam ini akan lebih kuat terhadap pukulan lawannya.

Ciri utama ayam saigon yaitu pada bagian leher dan kepalanya tidak ditumbuhi bulu sebagaimana ayam pada umumunya. Nah, inilah yang membuatnya populer dikalangan para penghobi ayam laga. Selain itu ayam ini juga memiliki bulu ekor yang pendek, meskipun bulu di bagian tubuhnya lebat dan panjang sebagaimana ayam laga lain.

4. Ayam Shamo

Ayam laga lain yang tak kalah populer adalah ayam shamo. Ayam ini ada yang berasal dari Thailand, ada juga yang dari Jepang, di Indonesia ayam shamo asal Thailand lebih populer dibandingkan ayam shamo Jepang.

Mungkin saja karena Thailand sudah terkenal dengan ayam bangkoknya, jadi ketika ayam shamo masuk ke Indonesia, ayam dari Thailand ini langsung mendapat tempat di hati para penggemar ayam laga.

Jika dilihat dari ukuran tubuh ayam shamo bisa dikatakan ayam super. Bagaimana tidak? Biasanya ayam laga jenis lain paling hanya memiliki berat tubuh 4-5 kg saja, sedangkan berat tubuh ayam shamo asal Thailand ini bisa mencapai 7 kg dan tingginya bisa mencapai 80 cm. Jadi layak bukan kalau ayam shamo dijuluki ayam bangkok super?

5. Ayam Brazil

Ayam brazil merupakan ayam laga yang popularitasnya lumayan tinggi di mata para penggemar ayam laga. Ayam ini sebenarnya merupakan keturunan ayam shamo asal Jepang, kemudian ayam ini dikembangbiakkan di daerah Amerika Selatan.

Dari segi postur tubuh ayam ini mirip dengan ayam pelung yang mempunyai tubuh tinggi besar. Yang menarik dari ayam ini selain gesit dan lincah, juga memiliki keunikan dalam hal bertarung.

Namun yang paling menonjol dari ayam asal brazil ini adalah keakuratan serta kecepatan dalam melayangkan pukulan terhadap musuhnya.

6. Ayam Filipina

Ayam Filipina termasuk salah satu ayam yang disukai penghobi ayam laga. Selain bertubuh kekar, ayam ini juga memiliki bulu yang lebat. Warna bulunya bervariasi, mulai dari merah, hijau, putih, abu-abu hingga kuning.

Ada lima jenis ayam filipina di Indonesia. Yang pertama Black Bonanza, ciri yang paling menonjol dari ayam ini memiliki bulu yang berwarna hitam hampir di seluruh tubuhnya. Jenis selanjutnya bernama White Claret, sesuai dengan namanya ayam ini memiliki bulu putih yang memenuhi tubuhnya.

Ada juga ayam filipina dengan nama Grey Cockfight dengan bulu indah yang juga dikenal sebagai jagoan dalam bertarung. Kemudian adalah ayam filipina dengan warna bulu merah yang di sebut Alba. Dan yang terakhir ialah Sweater Roundhead yang memiliki postur tubuh paling tegap dan singset.

7. Ayam Taiwan
Ayam Taiwan mempunyai tubuh yang sangat besar, berat tubuh ayam jantan bisa mencapai 7 kg sedangkan untuk betinanya bisa mencapai 5 kg, tingginya bisa mencapai 85 cm. Bentuknya mirip ayam shamo tapi lebih besar dan berat.

8. Ayam Pama

Ayam Pama  adalah jenis ayam laga yang berasal dari Burma yang kemudian dikawin silangkan dengan gen ayam thailand, ayam saigon, ayam pakhoe dan ayam brazil.

Dari hasil persilangan tersebut setidaknya menghasilkan 5 jenis ayam pama yang sampai saat ini banyak dikenal penghobi ayam laga, yaitu ayam pama gostan, ayam pama rambong, ayam pama mabin, ayam pama malow dan ayam pama kradungtong.

9. Ayam Pakhoe
Bentuk fisik ayam pakhoe sangat mirip dengan ayam bangkok Thailand. Ini dikarenakan ayam ini merupakan hasil persilangan antara ayam asli Malaysia dengan ayam Myanmar, ayam Thailand dan ayam Brazil.

Ayam pakhoe memiliki postur tubuh yang panjang, tulangan yang mendatar dan cenderung menunduk, tidak seperti ayam bangkok yang mempunyai tubuh tegap dan gagah. Sedangkan warna bulunya kebanyakan seperti ayam bangkok.

Kamis, 25 Agustus 2016

Jenis2 pama

Jenis Jenis Ayam Pama
A. AYAM PAMA 100 (Burma 100%)
Memiliki ciri :
• Size dan rangka tulang yang kecil untuk ayam laga
kebanyakan, berat antara 2,0 Kg hingga 2,6 Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna kurang menarik
(jalak,kelabu,coklat hitam)
• Kaki kecil kering bulat berwarna kegelapan
(biru,hijau,hitam)
• Cara berlaga mengelak & menembak memukul tanpa
mematuk, dengan ketepatan pukulan hingga 90% mengenai
kepala (mata, paruh, tengkuk leher)
B. AYAM PAMA REVERSE
Memiliki ciri :
• Reverse ke belakang
• Size & rangka tulang yang sedikit lebih besar dibanding
ayam pama original, beratnya anatara 2,5 Kg hingga 3,0
• Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik
(jalak,kelabu,merah coklat)
• Kaki kecil kering bulat berwarna lebih cerah (kuning
,coklat)
• Teknik berlaga adalah devensif atau mengelak serangan
selalu bergerak kebelakang & menembak memukul tanpa
mematuk, dengan ketepatan pukulan hingga 90% mengenai
kepala (mata, paruh, leher)
C. AYAM PAMA RAMBONG
Memiliki ciri :
• Rambong atau Ramvong bermaksud tarian siam
• Size & rangka tulang lebih besar dibanding pama original,
beratnya antara 2,5 Kg hingga 3,0 Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna cantik menarik
(jalak,kelabu,merah cream)
• Kaki kecil bulat kering berwarna agak gelap ( hijau biru,
kuning)
• Teknik belaga agresif & bergerak lincah seperti tarian siam
bergoyang kekiri kekanan & menembak memukul tanpa
mematuk, dengan ketepatan pukulan hingga 90% mengenai
kepala (mata, paruh, leher)
D. AYAM PAMA MABIN
Memiliki ciri :
• Mabin ertinya Kuda lompat
• Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama
original berat bisa mencapai 3,2Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna menarik
(jalak,kelabu,merah coklat)
• Kaki kecil kering bulat berwarna lebih cerah
• Gaya bertarung adalah agresif devensif memukul sambil
melompat mengelak & menembak memukul tanpa mematuk,
tentunya dengan akurasi / ketepatan pukulan hingga 90%
mengenai kepala (mata, paruh, leher)
E. AYAM PAMA MALAU
Memiliki ciri :
• Lau dekat dan lau jauh
• Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama
original berat bisa mencapai 3,2Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik
(jalak,kelabu,merah coklat)
• Kaki kecil kering bulat berwarna agak terang (hijau,
coklat,kuning)
• teknik bertarung adalah dengan lau sambil memukul
menembak, memukul tanpa mematuk.
H. AYAM PAMA MATA KATAK
Memiliki ciri :
• Mata katak selaput mata sepeti mata katak
• Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama
original berat boleh mencapai 3,0Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap (jalak,kelabucoklat
,merah hitam)
• Kaki kecil kering bulat berwarna gelap (hijau,coklat, hitam)
• Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil
mengelak kekiri kekanan depan undur sambil memukul /
mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya
dengan akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai
kepala (mata, paruh, tekak)
G. AYAM PAMA IQ
Memiliki ciri :
• IQ tinggi
• Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama
original berat boleh mencapai 3,0Kg
• Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap (jalak,kelabucoklat
,merah hitam)
• Kaki kecil kering bulat berwarna gelap (hijau,coklat, hitam)
• Teknik berlaga agak agresif dan defensif. kepala lebih liar
sukar untuk di lock dan pandai mengelak serangan.